terlalu manis yang ku kenang
hingga pahit yang terasa sekarang
sakit ini menusuk ke hati
menyayat hingga ke sanubari
sejenak kau beri bahagia tak bertepi
hingga tak mampu ku pungkiri
bahwa ku tlah cinta mati
cinta yang mampu menembus dimensi
tapi,sebelum ku dapati cinta itu
kau lebih dulu membatu
diam.....keras...berlaku tak tentu
dan semua itu buat ku layu
ku lepas semua rasa
di keheningan yang memaksa
cinta....benci..tak lagi menghantui
namun sakit belum terobati
mungkin tak ada...
dan tak kan pernah ada..
penawar bagi ku
yang tlah terpuruk layu
karna mu yang membatu
selayang,
karya : arvina dewi br surbakti
Jumat, 16 September 2011
Selasa, 13 September 2011
menanti waktu
sejauh mata memandang
hanya gelap yang terasa memanjang
semakin lama ku terbayang
semakin ku merasa bimbang
di mana ceria ku dulu?
kemana kini bahagia ku?
wajah berlipat penuh pedih
hati merintih menahan perih
hari-hari berlalu tanpa kesan
tak ada waktu yang menyimpan pesan
semua lewat tanpa sapaan
tinggal lah daku meratapi kehidupan
pedih...ya sungguh pedih
emosi kadang menggrogoti
membuat darah ku mendidih
ntah apa yang buat ku begini...!!!
tanggal demi tanggal pun berlulu
bulan pun tak ku ingat tentu
ntah apa yang dia tunggu..!
mengapa tuhan belum memanggil ku...???!
binjai,
by : arvina dewi br surbakti
by : arvina dewi br surbakti
Jumat, 19 Agustus 2011
anak jalanan

hidup mu penuh tantangan
hidup mu penuh kekerasan
hidup mu menyusuri jalan
kau lah anak jalanan
saat matahari bersinar
kau bersiap menyusun tali snar
kau pasang menjadi gitar
kau bernyanyi sambil memetik tali snar
setiap hari kau langkah kan kaki
menuju sudut kota yang beri mu rezeki
tanpa alas kaki dan bermodal kan seni
kau bernyanyi untuk makan mu sehari-hari
kadang kau terkikis
karna lagu mu tak di hargai
kadang kau menangis
karna tak ada rezeki yang menghampiri
ada kala saat kau ingin bersekolah
tapi selalu mengalah
demi mencari nafkah
dan berharap di beri sedekah
karya : arvina dewi br sbt
Jumat, 29 Juli 2011
kau ada...
saat tangan mulai salah berpegang
saat mata mulai salah memandang
saat hati mulai salah memilih
dan saat kaki mulai salah melangkah
kau datang...
menggenggam tangan agar ku merasa kuat
memberi sinar untuk ku melihat
menjaga hati untuk siap memilih
dan menuntun kaki untuk siap melangkah
saat semua mata tak melihat ku
saat semua mata membelakangi ku
saat semua mata tak tertuju pada ku
di saat itu kau selalu ada untuk ku
dulu...kau hanya serpihan kecil bagi ku
dulu...kau hanya hembusan debu untuk ku
tapi kini kau adalah hal terindah di hidup ku
dan kini kau adalah bagian dari hidup ku
terima kasih tuhan ku.......
selayang,
by:arvina dewi surbakti
saat mata mulai salah memandang
saat hati mulai salah memilih
dan saat kaki mulai salah melangkah
kau datang...
menggenggam tangan agar ku merasa kuat
memberi sinar untuk ku melihat
menjaga hati untuk siap memilih
dan menuntun kaki untuk siap melangkah
saat semua mata tak melihat ku
saat semua mata membelakangi ku
saat semua mata tak tertuju pada ku
di saat itu kau selalu ada untuk ku
dulu...kau hanya serpihan kecil bagi ku
dulu...kau hanya hembusan debu untuk ku
tapi kini kau adalah hal terindah di hidup ku
dan kini kau adalah bagian dari hidup ku
terima kasih tuhan ku.......
selayang,
by:arvina dewi surbakti
Langganan:
Postingan (Atom)